Sejarah Desa
Sejarah Desa
Penduduk
Desa Buduk Tumu pada zaman dahulu kala adalah bagian dari sekelompok masyarakat
Krayan yang menyebar di Lembah Tanah Krayan yang polah hidupnya selalu tidak
menetap. Mereka hidup dari suatu tempat ketempat yang berbeda hanya untuk
memenuhi kebutuhan keberlanggsungan hidup dan selalu bergantung pada persediaan
Alam yang semakin hari semakin menipis membuat pemikiran untuk mengambil
keputusan memilih bertempat tinggal yang tetap, sehingga dengan cara ini mereka
dapat melakukan aktifitas dan menekuni keahlian sesuai bidang msing-masing yang
walau polah caranya masih sangat sederhana, seperti bercocok Tanam,
Berketerampilan dan usaha sampingan seperti memungut hasil Hutan masih tetap
ditekuni. Memasuki Tahun 900-an atau berkisar antara Tahun 1900 s/d 1920
Penduduk menamakan tempat tinggal mereka “Buduk
Tumu, Buduk Artinya Puncak sedangkan Tumu adalah sebuah nama Kayu
(Agatis ).
Singkatnya
bahwa Desa Buduk Tumu adalah bagian kategori Desa Sejarah Perjuangan Bangsa
pada zaman Revolusi Dwikora di Kalimantan Utara antara pada tahun 1946 s/d
1949, selain posisi berada pada Pangkalan terdepan Komando Pertahanan TNI juga sebagai
basis kegiatan Sukarelawan yang pada saat itu terlibat langsung bersama - sama
TNI melibatkan diri untuk menyusun kekuatan dan strategi Perjuangan Konfrontasi
di Daerah Perbatasan demi membelah harga diri dan martabat Negara kesatuan
Repumblik Indonesia tercinta.
Masyarakat Desa Buduk Tumu pada umumnya adalah Petani yakni Petani Sawah Padi. selain Pekerjaan Pokok sebagai Petani, Penduduk juga memiliki usaha sampingan lain sebagai Peternak Kerbau, Babi, Itik dan Ayam bahkan dalam bidang usaha Perkebunan belakangan ini merupakan salah satu jenis usaha yang sangat potensial dikembangkan sehingga suatu saat usaha ini dapat dijadikan nilai tambah penghasilan yang dapat dihandalkan.
Secara turun temurun Desa Buduk Tumu dipimpin oleh Kepala Desa atau Kepala Kampung sebagaimana terdapat dalam Tabel dibawah ini.
|
No |
Periode |
Nama Kepala Desa |
Keterangan |
|
1 |
1920 – 1935 |
Agung Kabal |
9 Tahun |
|
2 |
1936 – 1945 |
Agung Kabal |
30 Tahun |
|
3 |
1946 – 1955 |
Liang Sarau |
8 Tahun |
|
4 |
1956 – 1969 |
Panai Agung |
20 Tahun |
|
5 |
1970 – 1976 |
Panai Agung |
9 Tahun |
|
6 |
1977 – 1979 |
Sigar Benging |
13 Tahun |
|
7 |
1980 – 1992 |
Thadem Agung |
8 Tahun |
|
8 |
1993 – 2001 |
Thadem Agung |
6 Tahun |
|
9 |
2002 – 2007 |
Singa Agung |
6 Tahun |
|
10 |
2008 – 2014 |
Martinus Thadem |
6 Tahun |
|
11 |
2015 |
Nasion Lungung |
Pj. Kepala Desa |
|
12 |
2016 – 2021 |
Parden Peru |
6 Tahun |
|
13 |
2022 – 2029 |
Sarau |
8 Tahun |